Telur Menyebabkan Jerawat ?

Telur adalah salah satu kebutuhan bahan pangan yang sangat digemari dan bermanfaat, manfaat manfaat telur memang tidak tertandingi. Telur sekarang sedang marak di warung makan, bahkan sekarang restoran pun menggunakan telur untuk salah satu lauk makanan. Namun, tidak semua telur lazim di konsumsi, telur yang lazim adalah telur dari unggas, seperti ayam, bebek, dll. Untuk telur yang tidak lazim untuk di konsumsi adalah telur komodo, ular, buaya, dll. Kandungan kandungan yang ada dalam telur memang berperan penting bagi tubuh kita.

Kandungan telur antara lain adalah non kolestrol, sumber vitamin B, mengandung mineral, bermanfaat untuk pasien kemoterapi, membantu diet, menjaga kesehatan mata, dan menjaga daya tahan tubuh. Kurang apa lagi coba? Dengan telur saja yang tidak seberapa besarnya aja, mempunyai kandungan yang hebat bagi tubuh kita.

Telur Menyebabkan Jerawat ?
Telur Menyebabkan Jerawat ?


Mengapa kali ini kita membahas telur? Apakah telur ada hubungannya dengan tema blog kami? Hehe, kali ini kami membahas tentang “Apakah telur menyebabkan jerawat ?” Menurutmu ya atau tidak ? Bagaimana ya asal usulnya, kok ada berita tentang telur dapat menyebabkan jerawat. Apakah ada yang tahu dengan alasan tentang hal ini ?

Mungkin anda sudah mulai ingin tahu jawabannya. Tetapi sebelumnya kami akan memberikan penjelasannya terlebih dahulu. Jadi, apakah telur dapat menyebabkan jerawat pada kulit ? Tidak 100% benar. Tergantung dari orang yang mengonsumsinya, jika orang yang mengonsumsi telur itu mempunyai alergi protein telur, maka akan menimbulkan jerawat atau gatal gatal kulit lainnya. Tetapi, jika yang mengonsumsi telur tidak mempunyai alergi, maka tidak akan menimbulkan jerawat.
(baca juga putih telur bisa menghilangkan komedo)

Jadi, tidak semua orang yang mengonsumsi telur terus terusan bisa terkena jerawat, karena tergantung dari orang yang mengonsumsinya saja. Jika anda tidak mempunyai alergi pada telur, pasti anda akan berkata tidak, begitu pula sebaliknya. Maka dari itu, kesimpulannya adalah hanyalah mitos, karena tidak semua orang yang mengonsumsi telur dapat menimbulkan jerawat atau gatal gatal pada kulit. (baca juga telur salah satu obat tradisional jerawat)

Inilah artikel kami tentang mitos makan telur menimbulkan jerawat, semoga artikel ini dapat membantu dan mereferensikan anda semua yang sudah berkunjung dan membaca artikel dari blog kami.


What? Susu menyebabkan Jerawat ?

Apaaaaa? Susu dapat mengakibatkan jerawat pada kulit? Mengapa dapat menyebabkan jerawat? Lalu apa penyebabnya? Kami akan membantu membahas masalah ini, apakah masalah ini hanya mitos atau fakta, jadi jangan terburu buru untuk membaca artikel kami ini, yang nanti agar anda dapat menyimpulkannya.


Susu adalah salah satu kebutuhan pokok kita dan susu juga termasuk pola makan 4 sehat 5 sempurna. Susu sering kita konsumsi untuk membantu mengenyangkan kita. Kita juga sering mengonsumsi susu setiap pagi sebelum beraktifitas, tetapi mengapa ada berita yang mengatakan bahwa susu dapat menyebabkan jerawat pada kulit?

Susu menyebabkan Jerawat ?
Susu menyebabkan Jerawat ?


Telah banyak ada beredar tentang susu / susu skim dapat menyebabkan jerawat pada kulit, apakah mitos atau fakta? Menurut salah satu studi yang dimuat dalam Journal of the American Academy of Dermatology, mereka telah mencoba eksperimen untuk meminum susu lebih dari 3 gelas/hari mengalami masalah jerawat lebih besar disbanding yang hanya meminum 1 gelas lebih sus dan mereka yang meminum 3 gelas lebih susu/hari juga mengalami masalah jerawat.

Jadi kesimpulannya yaitu susu tidak menyebabkan jerawat pada kulit. Kecuali, bagi anda yang cenderung memiliki jerawat, seperti anda yang memang memiliki faktor genetic berjerawat, produk susu dapat mempengaruhi bahkan dapat memperparah timbulnya jerawat. Tetapi ada juga orang yang berjerawat gara gara mengonsumsi susu dan ada juga yang tidak berjerawat saat mengonsumsi susu, mungkin bagi yang berjerawat saat mengonsumsi susu bisa saja susu tidak cocok untuk kulit kita.

Tetapi kami ada tips agar saat kita mengonsumsi susu, tidak menjadikan jerawat. Lihat dibawah ini.

  • 1.       Berkonsultasilah dengan dokter kulit dan bertanyalah apakah susu yang anda konsumsi dapat menyebabkan jerawat?
  • 2.       Jangan mengonsumsi susu skil terlalu banyak, karena dapat mengakibatkan kepadatan susu skim menyumbat peredaran darah dan peradangan
  • 3.       Mengonsumsi air putih lebih bagus bagi kesehatan daripada mengonsumsi susu skim
  • 4.       Konsumsilah susu organic yang tidak mengandung hormone agar tubuh anda tetap dapat menerima asupan kalsium dan tidak memperparah jerawat.

Sekian semoga info mengenai  What? Susu menyebabkan Jerawat ? bagi anda. ya.

Kacang penyebab Jerawat ? Masa ?

Whaaaaaaaattt ? Kacang dapat menyebabkan timbulnya jerawat ? Masa sih ? Oke. Kita akan memberikan informasi tentang apakah kacang dapat menimbulkan jerawat ? Kami akan memberikan info infonya. Jadi perhatikan dan baca betul betul, maka anda dapat menyimpulkan jawabanya sendiri.


Sedikit membahas sejarah kacang. Kacang adalah tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan. Kandungan kacang sendiri terdiri dari protein, lemak, karbohidratm lesitin, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Oke sekarang anda sudah mengerti sedikit tentang kacang. Jadi kita langsung keintinya saja.
(fakta kacang tidak sebabkan kulit berjerawat)

Kacang penyebab Jerawat
Kacang penyebab Jerawat


Penyebab Timbulnya Jerawat akibat Kacang
Timbulnya jerawat dapat disebabkan akibat hormone androgen. Hormon androgen ini menjadi aktif dan semakin banyak jumlahnya saat kita usia remaja,saat hamil, dan menjelang menstruasi. Hormon ini dapat meningkatkan produksi minyak. Faktor yang mencetuskan terjadinya jerawat :
  • -          Stress
  • -          Kurang tidur
  • -          Jarang membersihkan wajah
  • -          Suka makanan berlemak
  • -          Pemakaian kosmetik
  • -          Cuaca

Proses Terjadinya Jerawat
  • 1.       Peningkatan Sebum / Minyak
  • Hormon androgen dapat mempengarungi jumlah produksi sebum / minyak.

  • 2.       Inflamasi
  • Makanan bagi Propionibacterium acnes adalah sebum. Sebum dipecah menjadi lemak bebas. Sesuatu yang normal terjadi karena asam lemak bebas yang banyak akhirnya dipecah, maka oleh tubuh dianggap suatu benda asing dan terjadilah reaksi imun dan inflamasi
  •  
  • 3.       Hiperkeratinisasi Folikuler
  • Pada kelenjar minyak didalam kulit anda memiliki saliran yang menghubungkan dengan dunia luar. Lapisan saluran ini adalah folikel. Tetapi, folikel – folikel menebal dan sulit dilepas sehingga sebum / minyak yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi tersumbat.

Makan Kacang Penyebab Jerawat
Riset dari American Academy of Dermatology yang mengurus tentang kecantikan kulit telah menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos ini. Bahwa sebenarnya kacang tidak menyebabkan jerawat, lainnya juga seperti coklat dan ice cream, makanan itu tidak menyebabkan jerawat, itu adalah pendapat mereka.

Jadi dengan kami menulis artikel ini, anda dapat menyimpulkan jawaban yang tepat. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang mitos jerawat yang disebabkan oleh kacang. 

Bakteri Penyebab Jerawat!

Jerawat. Kali ini kita akan membahas apa saja dan bagaimana proses terjadinya jerawat. Jerawat disebabkan oleh bakteri kawan. Nah, kali ini kita akan menggambarkan bakteri - bakteri itu yang selama ini ada di jerawat. Mengapa terjadinya jerawat saat kita dimasa puber ? Kejadiannya yaitu, memang sebagian besar remaja mengalami jerawat ketika puber, mengapa ketika puber? Karena adanya ketidakseimbangan hormon saat puber.


Adanya ketidakseimbangan beberapa jenis dari hormon ini menyebabkan glandula cebacea yang dapat menghasilkan kulit berminyak secara aktif.  Akibatnya produksi pada minyak menjadi meningkat, minyak inilah yang dapat mengikat debu, kotoran, bakteri yang menyebabkan jerawat pada wajah, karena menyumbat pori - pori kelenjar minyak.


Pori pori kelenjar minyak yang tersumbat, akan menimbulkan penyebab jerawat yaitu dari spesies Propionibacterium acnes, bakteri yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Terlalu lama mengalami iritasi maka kulit akan menjadi merah dan bengkak. Nanah juga akan muncul karena adanya infeksi pada luka itu. Inilah terjadinya jerawat pada wajah.

Propionibacterium acnes adalah Bakteri penyebab Jerawat

Propionibacterium acnes adalah salah satu bakteri dari kelompok Corynebacteria. Bakteri ini termasuk anaerob gram positif yang toleran kepada oksigen. Genome bakteri ini telah diteliti bahwa terdapat gen bakteri yang menghasilkan enzim untuk meluruhkan kulit dan protein yang mampu mengaktifkan system kekebalan tubuh. Untuk klarifikasi bakteri propionibacterium yaitu :

  • -          Kingdom : Monera
  • -          Phylum : Actinobacteria
  • -          Class : Actinobacteriadae
  • -          Ordo : Actinomycetales
  • -          Family : Propionibateriaceae
  • -          Genus : Propionibacterium
  • -          Spesies : Propionibacterium acnes


Bakteri Penyebab Jerawat!
Bakteri Penyebab Jerawat!

Diatas adalah foto dari bakteri propionibacterium acnes, bentuknya seperti batang yang tidak beraturan. Bakteri ini bersifat aerob / anaerob bisa juga mikroaerofilik / anaerob.

Kami ada sedikit tips menghindari dari jerawat :
  1. Kurangi makanan pedas dan berminyak
  2. Jangan mudah stress
  3. Tambah porsi minum air putih
  4. Selalu mencuci wajah menggunakan facial wash
  5. Hindari paparan matahari langsung
  6. Usahakan menggunakan masker saat berkendara bermotor

Oke mungkin segitu saja info tentang Bakteri Penyebab Jerawat! semoga bermanfaat ya

Jatuh Cinta Bikin Jerawat Muncul

Jatuh Cinta Bikin Jerawat Muncul | Jatuh cinta biasanya dihubungkan dengan puber. Masa puber ini seringkali dikaitkan dengan jerawat. Jadi jatuh cinta bisa menyebabkan jerawat?

 

Jatuh Cinta Bikin Jerawat Muncul
Jatuh Cinta Bikin Jerawat Muncul


Kata orang jaman dulu sih gitu, kalau jerawatan itu biasnya tanda jatuh cinta, rindu sama kekasih dan sebagainya, kamu pasti juga pernah dengar kan, namun apakah benar tuh jatuh cinta bisa bikin jerawatan?

"Tentu saja tidak," kata dokter spesialis kulit dan kelamin dari klinik Beyoutiful dr. Gloria Novelita, SpKK yang ditemui beberapa waktu lalu di ANZ Tower, ditulis Sabtu (7/6/2013).


Menurut Gloria, seseorang yang jatuh cinta seharusnya bahagia. Sementara jerawat biasanya dihubungkan dengan tingkat stres.

"Jadi cuma mitos jika ada yang beranggapan jatuh cinta itu bikin jerawatan. Harusnya dia bahagia. Secara ilmiah, tidak ada kaitan antara keduanya,"jelas Gloria.

Gloria menjelaskan, jerawat bisa timbul karena beberapa faktor seperti stres, pola makan atau pola diet yang salah, genetik, kosmetik, peningkatan hormon, maupun manipulasi jerawat.

Source : http://health.liputan6.com/read/631819/jatuh-cinta-bikin-jerawat-muncul-benarkah

12 Mitos yang keliru tentang perawatan kecantikan

12 Mitos yang keliru tentang perawatan kecantikan | berikut adalah 12 Mitos yang keliru tentang perawatan kecantikan.



12 Mitos yang keliru tentang perawatan kecantikan
12 Mitos yang keliru tentang perawatan kecantikan

1. Wajah cukup dibersihkan dua kali sehari

Fakta: Membersihkan wajah sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum tidur dan pagi hari. Bahkan apabila anda adalah seorang yang aktif berolahraga, dianjurkan membersihkan wajah setelah mengeluarkan banyak keringat.


2. Cara terbaik membersihkan wajah adalah menggunakan waslap

Fakta: Singkirkan waslap dan gunakan tangan anda. Karena, kebanyakan orang menggosok terlalu keras saat membersihkan wajah dengan waslap. Pastikan anda mencuci tangan sebelum menggerakkannya ke wajah.

3. Saat membersihkan wajah, semakin panas air akan semakin baik

Fakta: Air yang terlalu panas dapat membuat kulit kering, sedangkan air yang terlalu dingin tidak bisa mengangkat kotoran, minyak, dan make up. Yang terbaik adalah membersihkan wajah dengan air suam-suam kuku

4. Wajah berminyak harus memakai produk penghilang minyak

Fakta: Jenis kulit berminyak terkadang terasa sangat mengganggu dan mengurangi kepercayaan diri. Kulit berminyak tidak bisa berubah menjadi normal. Tetapi, bukan berarti bahwa anda langsung terburu-buru mengoleskan berbagai macam produk penghilang minyak untuk meredakannya. Karena pada saat anda menggunakan produk tersebut, kemungkinan kulit justru kian berminyak. Salah satu solusi mengatasi kondisi kulit berminyak yaitu memilih kosmetik berbahan dasar lotion dan alkohol karena bersifat melarutkan lemak. Boleh juga menggunakan produk yang diformulasikan untuk kulit normal. Biasanya produk untuk kulit normal mengandung air dan minyak yang seimbang.

5. Air dingin dan es batu baik untuk memperkecil pori-pori

Fakta: Ketika kita membasuh wajah dengan air dingin, otomatis pori-pori wajah akan mengecil. Begitu juga sebaliknya, ketika kita membasuh wajah dengan air hangat, maka pori-pori akan sedikit melebar. Namun hal tersebut berlangsung saat itu saja. Oleh karena itu, lakukan perawatan wajah, seperti membersihkan muka secara teratur dan menggunakan masker atau scrub untuk mengangkat sel kulit mati, sehingga wajah menjadi lembut dan cerah.

6. Berganti-ganti produk kecantikan agar kulit tidak kebal

Fakta: Jika digunakan dalam kurun waktu terus-menerus, terkadang suatu produk menjadi berkurang khasiatnya. Tubuh kita secara alamiah akan menetralisasi bahan tersebut. Namun, jika sudah cocok pada satu produk dan terasa khasiatnya, maka tidak perlu berganti ke produk lain.

7. Krim antipenuaan bekerja lebih baik di malam hari

Fakta: Pada malam hari, sirkulasi darah di kulit meningkat dan level pH kulit menurun, sehingga krim perawatan bisa terserap lebih mudah. Tetap, krim antipenuaan bukan hanya berupa krim malam. Ada juga krim antipenuaan yang mengandung antioksidan dan SPF tinggi. Krim ini membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jadi, memang harus dioleskan pada pagi dan siang hari.

8. Semakin banyak mengoleskan krim antipenuaan, maka semakin baik hasilnya.

Fakta: Mengoleskan produk perawatan terlalu banyak di kulit tidak akan berbeda manfaatnya. Yang ada anda akan terlalu boros. Yang terpenting adalah pemilihan formula yang tepat serta aplikasi pada bagian yang benar. Selain itu pemakaian krim yang terlalu tebal dapat membuat tertutupnya pori-pori wajah sehingga memudahkan muncul komedo

9. Produk pembersih wajah dengan formula antipenuaan tidak berguna karena nantinya akan dibilas setelah dioleskan

Fakta: beberapa produk pembersih wajah yang memiliki formula anti penuaan mengandung glycolic acid yang bisa meningkatkan elastisitas kulit walaupun hanya bersentuhan sebentar. Jika anda menggunakan pembersih wajah seperti itu, jangan terburu-buru membilas wajah. Saat anda membersihkan wajah, lakukan pijatan lembut dan diamkan selama beberapa waktu supaya formulanya meresap, kemudian baru dibilas

10. Pori-pori dapat terbuka dan tertutup

Fakta: Pori-pori tidak memiliki otot yang memungkinkannya bisa terbuka dan tertutup. Tetapi, uap hangat bisa membantu melemaskan kulit, sehingga komedo dalam pori-pori lebih mudah dikeluarkan. Meskipun demikian, tetap akan lebih baik jika hal tersebut dilakukan oleh profesional

11. Komedo hitam adalah kotoran

Fakta: Titik kecil berwarna hitam atau komedo yang terdapat pada hidung maupun pipi adalah hasil dari oksidasi, yaitu reaksi kimia yang melibatkan oksigen dan minyak alami. Kemunculan komedo bisa dicegah dengan melakukan scrubbing secara teratur dan menggunakan pembersih yang mengandung asam salisilat untuk membantu pengelupasan sel-sel kulit mati

12. Pori-pori bisa ditutup

Fakta: Pori-pori tidak dapat ditutup sepenuhnya. Tetapi dengan perawatan kulit yang tepat, pori-pori bisa tidak terlihat. Caranya yaitu dengan mengurangi kelebihan minyak, membersihkan kotoran dan sisa riasan yang menyumbat pori-pori. Kemudian jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah dan pastikan sisa keringat serta kotoran tidak menyumbat pori-pori

Source: http://dokterandini.com/15-mitos-yang-keliru-tentang-perawatan-kecantikan/

6 Mitos Seputar Jerawat Yang Perlu Diketahui

6 Mitos Seputar Jerawat Yang Perlu Diketahui | berikut adalah beberpa mitos mengenai jerawat di negara kita, ayo langsung dibaca saja.


6 Mitos Seputar Jerawat Yang Perlu Diketahui
6 Mitos Seputar Jerawat Yang Perlu Diketahui


1. Jerawat disebabkan kulit kotor atau tidak dicuci bersih. Jerawat tidak terjadi akibat kulit kotor. Sebaliknya, ia disebabkan produksi berlebihan kelenjar minyak dan akumulasi sel kulit mati, sebum (minyak) serta bakteri yang menyebabkan peradangan di dalam poripori kulit.


2. Frekuensi mencuci muka mengurangi potensi munculnya jerawat.
Meskipun mencuci wajah dapat menghilangkan kotoran dan minyak dari kulit, frekuensi mencuci akan membuat radang dan kulit kering. Fenomena ini juga bisa memicu jerawat. Penggunaan scrub (lulur) akan memperburuk keadaan karena kulit berpotensi mudah radang dan terluka. Anda seharusnya menggunakan pencuci sederhana (mild) melalui gerakan memutar secara lembut, dua kali sehari dan lap lembut menggunakan handuk bersih. Jika kulit wajah terasa kencang dan kering setelah dicuci, itu menandakan pencuci muka itu terlalu kuat dan tidak sesuai.

3. Memencet jerawat akan cepat menghilangkannya.
Memencet jerawat menyebabkan jerawat kurang terlihat untuk sementara waktu. Namun, proses ini menyebabkan pertumbuhan bakteri, sel kulit mati dan sebum tertolak lebih mendalam ke dalam kulit dan menyebabkan daerah tersebut bengkak dan merah. Ini akan memperlambat proses penyembuhan jerawat dan dapat meninggalkan tanda merah atau coklat serta parut pada kulit. Tanda berwarna ini akan tetap selama beberapa bulan sementara parut pula akan berlangsung selamanya.

4. Jangan memakai bahan rias jika ingin kulit mulus.
Jika menggunakan bahan rias yang tidak comedogenic, bersolek tidak akan menyebabkan jerawat. Berhati-hatilah ketika memilih bahan kosmetik dengan membaca terlebih dulu label pada bahan kosmetik.

5. Memakan cokelat atau kacang dan tekanan memicu jerawat.
Penyebab utama jerawat bukan berasal dari makanan. Namun, ada makanan tertentu mungkin memperburuk jerawat. Jika terjadi hal demikian, kurangi konsumsi makanan tersebut. Tekanan tidak memicu jerawat namun dapat meningkatkan produksi sebum, selanjutnya memperburuk kondisi jerawat yang ada.

6. Jerawat adalah bagian dari sinus, oleh itu hindari makanan penyebab `gatal ‘seperti belacan dan sebagainya. Ini tidak benar karena sinus diistilahkan sebagai sejenis penyakit alergi. Jerawat bukan disebabkan alergi

source: http://hope21me.blogspot.com/2014/06/berbagai-mitos-tentang-jerawat.html

Beberapa mitos tentang jerawat

Beberapa mitos tentang jerawat | beberapa mitos tentang jerawat di Indonesia membuat orang kadang salah mengerti tentang jerawat dan cara penyembuhannya. untuk itu silahkan di baca agar kalian mengerti.


Beberapa mitos tentang jerawat
Beberapa mitos tentang jerawat


•  Jerawat hanya muncul pada remaja, dalam masa pubertasnya. Usia tidak mempengaruhi seseorang memiliki jerawat. Fakta yang muncul adalah jerawat dapat menyerang semua orang tanpa batas usia, dewasa maupun lanjut usia juga bisa terserang jerawat.


•  Jerawat cepat hilang dengan sering mencuci muka, ini tidak terbukti, karena faktanya jerawat bukan disebabkan oleh kondisi wajah berminyak dan kotor saja. Bahkan sering mencuci muka akan mengakibatkan peradangan kulit yang semakin berbahaya.

•  Jerawat akan hilang dengan memecahkannya/ memencetnya, ini sama sekali tidak terbukti karena dengan melakukan hal tersebut malah akan melukai permukaan kulit, bahkan meninggalkan  bekas luka.

•  Jangan pakai kosmetik ketika muka berjerawat, hal ini tidak sepenuhnya benar, karena kita tetap bisa menggunakan kosmetik noncomedogenic atau bahan-bahan yang tidak menyumbat pori-pori.

•  Coklat menyebabkan jerawat, ini tidak terbukti, karena coklat dan makanan manis lainnya tidak menyebabkan munculnya jerawat. Namun, tetap kita harus membatasi konsumsinya untuk kesehatan yang lebi baik.

•  Konsumsi kacang berlebih menimbulkan jerawat, fakta yang ada kacang merupakan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan bukan sebagai penyebab timbulnya jerawat.

source:http://hope21me.blogspot.com/2014/06/berbagai-mitos-tentang-jerawat.html