Berenang & Berjalan Cara Tepat Atasi Nyeri Punggung

Berenang & Berjalan Cara Tepat Atasi Nyeri Punggung

APA yang Anda lakukan saat nyeri punggung kembali kambuh? Apakah Anda akan total berhenti berolahraga atau tetap menyempat berolahraga? Untuk mengetahui jawaban tepat itu, Anda berkonsultasilah dengan dokter spesialis.
Memeriksakan diri ke dokter sangat penting saat nyeri punggung kambuh. Pasalnya, nyeri punggung bisa terjadi karena masalah pada tulang, sendi atau otot inti tubuh.
"Cara mengetahui sebab nyeri pungung bisa kambuh ialah berkonsultasi dengan seorang spesialis. Dari sana, dokter akan membantu Anda olahraga yang tepat dan jenis olahraga yang harus dihindari," kata Arnav Sarkar, instruktur pembentukan otot seperti dilansir Healthmeup.
"Secara umum, ada beberapa latihan yang sebaiknya dihindari bagi mereka yang menderita nyeri punggung. Misalnya sit up, jogging jarak jauh dan lain-lain," imbuhnya.
Sementara itu, berhenti berolahraga lantaran nyeri punggung  bukanlah solusi yang tepat. (Baca: Pola Makan Sehat selama Puasa)
"Perkuatlah tubuh dengan mengembangkan latih kardio yang efektif memerangi sakit punggung. Selain itu latihan penguatan dan peregangan juga membantu mengurangi nyeri punggung. Apa saja latihan itu? Berjalan dan berenang adalah pilihan yang baik untuk memerangi nyeri punggung," simpulnya.
(fik)

View the original article here

Penting Dicatat, Nyeri Lutut Belum Tentu Osteoporosis

Penting Dicatat, Nyeri Lutut Belum Tentu Osteoporosis

BANYAK wanita gemuk saat merasakan nyeri lutut, sudah memvonis diri mengalami gejala osteoporosis. Padahal, nyeri lutut belum tentu osteoporosis.

Menurut Dr Yanwar Hadiyanto MARS, Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group, masih banyak wanita salah memersepsikan rasa nyeri lutut sebagai osteoporosis. Merekapun buru-buru meminum susu kaya kalsium untuk mencegahnya. Padahal, upaya tersebut tidak akan memberi efek apa-apa karena kondisi tersebut bukanlah osteoporosis.  
"Ibu-ibu kita nih, khususnya yang gemuk, suka mengeluh lututnya sakit. Mereka terus mereka sok tahu, menduga bahwa osteoporosis lalu minum susu yang banyak, inilah yang salah," katanya di Jakarta, baru-baru ini. (Baca: Hati-hati, Pakai High Heels Bikin Cedera Lutut)
Senada dengan penjelasan di atas, Dr L. Andre Pontoh, SpOT (K), spesialis bedah orthopedi RS Pondok Indah juga mengatakan jika nyeri lutut bukan osteoporosis. Namun, bisa jadi gejala osteoarthritis, yakni peradangan pada sendi lutut.(Baca: Si Merah Mungil Pendongkrak Gairah Seks)
"Osteoporosis itu enggak pernah bikin nyeri, kecuali kalau dia (tulang-red) patah. Kalau patah biasanya di bagian tulang belakang, pinggul, tangan, bukan di lutut. Kalau di lutut dan muncul rasa nyeri saat melakukan kegiatan tertentu, dan suka kambuh lagi, itu steoarthritis," terang Dr Andre. . (Baca: Hati-hati, Pakai High Heels Bikin Cedera Lutut)
Untuk pengobatan osteoarthritis, para wanita bisa menurunkan berat badannya dan berkonsultasi ke dokter agar bisa mendapatkan obat yang tepat, pesannya. (Baca: Lutut Cedera Usai Berlari, Bolehkah Dipijat?)
(ftr)


View the original article here

Nyeri di Lutut Kanan, Apakah Gejala Osteoporosis?

Nyeri di Lutut Kanan, Apakah Gejala Osteoporosis?

DOKTER, saya belakangan ini merasa nyeri pada lutut kanan. Awalnya terjadi hanya sesekali, khususnya setelah saya berolahraga tenis meja, tapi makin ke sini keluhan nyeri di lutut kanan makin sering saya rasakan. Ini khususnya pas saya melakukan kegiatan sholat.  
Pertanyaan saya, apakah ini tanda awal osteoporosis atau apa? Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.
Rahmat-Cengkareng
Jawab:
Halo Pak Rahmat, mengenai keluhan yang Anda rasakan itu bukanlah osteoporosis. Sebab, gejala osteoporosis tidak menyebabkan rasa sakit, kecuali sudah dalam kondisi patah.
Apa yang Anda alami sekarang adalah osteoartitis, sebuah peradangan yang terjadi akibat perkapuran. Saya berkesimpulan seperti itu karena polanya khas penyakit ini seperti Anda rasakan. Awalnya, rasa nyeri jarang terjadi tetapi berangsur-angsur lebih lebih intens lagi. Kalau tidak diambil tindakan medis secepatnya, nanti setiap waktu Anda akan merasakan rasa nyeri. (Baca: Penanganan Tepat Cedera Lutut)
Kondisi ini bahkan terjadi saat tidur sekalipun. Karenanya, jalan keluar yang dilakukan adalah menurunkan berat badan agar beban yang diterima lutut lebih ringan. Proses peradangan terhadap tulang rawan terminimalisir secara otomatis. (Baca: Hati-hati, Pakai High Heels Bikin Cedera Lutut)


Selain itu, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedi untuk mendapatkan obat yang tepat guna. Semoga membantu. (Baca: Lutut Cedera Usai Berlari, Bolehkah Dipijat?)
Salam,
 
Dr. L. Andre Pontoh, SpOT (K)
Spesialis orthopedi Jakarta Knee & Shoulder Orthopaedic Sports Center RSPI
(fik)

View the original article here