Manfaat Sehat Seks secara Fisik & Emosional

Manfaat Sehat Seks secara Fisik & Emosional

SEKS bukan sekadar aktivitas yang mencari kepuasan dari pasangan Anda. Lebih dari itu, seks juga dikaitkan memiliki sejumlah manfaat secara fisik dan emosional.

Anda mungkin sudah mendengar bahwa seks bisa membakar kalori tubuh. Rupanya, seks juga memiliki manfaat kesehatan fisik dan mental.

Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simaklah ulasan di bawah ini seperti dilansir Healthmeup.

Mengurangi stres

Studi menunjukkan bahwa ada beberapa cara alami untuk mengurangi stres. Satu studi tersebut menemukan, orang-orang yang bercinta secara teratur selama dua pekan memiliki tensi, yang berkaitan dengan stres, lebih rendah. Seks juga melepaskan hormon endorfin dan oksitosin di otak, yang menyebabkan seseorang merasa rileks. Alhasil, ia jauh dari serangan stres.

Meningkatkan kepercayaan diri

Seks dan keintiman telah dikaitkan dengan manfaat meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Itu bisa terjadi karena seks membuat perasaan seseorang jadi lebih baik, sehingga meningkatkan kepercayaan diri. Bahkan, meningkatnya rasa percaya diri ini juga dirasakan saat Anda beradegan ranjang. (Baca: Kentut Berbau Menyengat Baik untuk Kesehatan)

Berperan sebagai antidepresan alami

Seks juga berperan sebagai antidepresan alami karena melepaskan hormon endorfin di otak. Sepeti diketahui, hormon ini bisa membantu mengurangi depresi dan rasa sakit. (Baca: Pasien Penyakit Jantung Tak Bisa Puasa jika...)

Meningkatkan keintiman dengan pasangan

Berhubungan seks secara teratur memungkinkan ikatan hubungan Anda dengan lawan pasangan jadi lebih dalam. Seks juga melepaskan oksitosin, hormon cinta, yang membantu orang untuk saling mencintai dan percaya. Meningkatnya keintiman atau hubungan pasangan ini pada akhirnya akan menyebabkan seks jadi lebih memuaskan. (Baca: Mau Puasa, Pasien Jantung Perlu Konsultasi Dokter)

Meningkatkan mood seseorang

Endorfin adalah hormon yang sudah dikenal meningkatkan mood. Ketika Anda berhubungan seks, hormon ini secara alami dilepaskan sehingga menempatkan Anda dalam suasana hati yang baik.
(ftr)


View the original article here

Manfaat Puasa bagi Pasien Penyakit Jantung

Manfaat Puasa bagi Pasien Penyakit Jantung

PUASA tidak selalu akan berdampak negatif bagi pasien dengan masalah kardiovaskular. Bagaimanapun, puasa tidak memiliki dampak negatif pada pasien dengan kondisi jantung yang stabil.

Kardiologis Dr Benny Panakkal BSc, MBBS, MD dari Badr Al Samaa Hospital, Ruwi, mengatakan bahwa puasa tidak berdampak negatif pada pasien penyakit jantung dengan gejala berulang, seperti nyeri dada atau sesak napas. Menurutnya, puasa memiliki manfaat kesehatan yang signifikan bagi pasien dengan kondisi kardiovaskular stabil.

Lantas, mengapa puasa bisa memiliki manfaat kesehatan yang signifikan? Dr Benny mengatakan bahwa hal tersebut mungkin terjadi karena beberapa kebiasaan, yang menjadi faktor risiko penyakit jantung, menjadi berkurang saat puasa. (Baca: Pasien Penyakit Jantung Tak Bisa Puasa jika...)

“Asupan makanan yang rendah, pantang merokok selama 15 jam per hari, dan kondisi stres berkurang selama berpuasa akan memiliki dampak positif terhadap sistem kardiovaskular pada seseorang yang sehat, juga pasien dengan kondisi jantung stabil selama perawatan,” katanya, seperti dikutip Omanobserver, Selasa (15/7/2014).

Selain itu, Dr Benny mengatakan bahwa individu dengan masalah jantung akan memperoleh manfaat puasa jika mereka mengonsumsi porsi makan lebih kecil setelah berbuka puasa. Juga, sering mengonsumsi makanan sehat dibanding makanan penuh lemak dan berminyak. (Baca: Mau Puasa, Pasien Jantung Perlu Konsultasi Dokter)

“Lebih banyak makan buah, daging tanpa lemak, ayam, dan ikan harus lebih sering dikonsumsi daripada makanan yang digoreng dan lemak. Selain itu, baiknya minuman mengandung tinggi gula dan permen,” tutupnya. (ftr)


View the original article here

Selain Sehatkan Jantung, Ini Manfaat Lain Kacang Kenari

Selain Sehatkan Jantung, Ini Manfaat Lain Kacang Kenari

ALMOND alias kacang kenari banyak digemari karena manfaatnya dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, konsumsi almond secara rutin membantu dalam mengurangi risiko serangan jantung dan menurunkan jahat.

Selain jantung, almond juga memiliki manfaat lain. Berikut beberapa manfaat kesehatan mengonsumsi almond seperti dilansir Boldsky, Senin (14/7/2014).

Almond bersifat basa

Almond bersifat basa sehingga membantu untuk menghindari kenaikan berat badan atau kehilangan energi. Selain itu, almond melepaskan protein yang bersifat alkali di alam yang pada akhirnya membantu menyeimbangkan fungsi tubuh. (Baca: Kiwi Efektif Tingkatkan Mood Pria)

Almond mengandung lemak baik

Almond memiliki kandungan lemak tinggi. Meski begitu, almond tidak meningkatkan berat badan bagi yang mengonsumsinya. Hal ini karena almond mengandung lemak baik yang tidak membentuk lapisan lemak jenuh di sekitar otot-otot Anda. Bahkan, lemak ini membuat tubuh mudah membakar kalori untuk menghasilkan energi yang diperlukan.

Baik untuk fungsi otak

Makan almond di pagi hari dapat membantu menyehatkan fungsi otak. Hal ini karena almond mengandung banyak nutrisi seperti riboflavin yang membantu kelancaran kerja fungsi otak. Selain itu, mengonsumsi almond baik untuk kesehatan otak karena meningkatkan daya ingat dan kerja otak lainnya. (fik)


View the original article here

Manfaat Jeruk Sitrus bagi Usia di Atas 50

Manfaat Jeruk Sitrus bagi Usia di Atas 50

JERUK sitrus tidak hanya memiliki rasa enak, juga menyehatkan. Manfaatnya tidak terbatas untuk usia tertentu, bahkan mereka yang di atas 50 tahun.

Jeruk sitrus dikenal memiliki vitamin yang tinggi. Di samping itu, mineral dan serat alaminya mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan menambah energi. Sitrus juga mengandung phytochemicals yang berperan dalam pengelolaan penyakit kronis, dalam kaitannya dengan proses penuaan.

Berikut beberapa manfaat sitrus, khususnya untuk mereka yang berusia di atas 50, seperti dilansir Boldsky.

Mengontrol berat badan

Jika Anda diminta untuk menjalani program diet, jeruk sitrus menjadi pilihan buah yang tepat. Pasalnya, buah tersebut sangat rendah kalori dan tinggi serat, khususnya pectin. Kandungan tersebut akan membantu memerlambat penyerapan dan mencerna perut sehingga Anda tidak cepat lapar.

Meningkatkan kekebalan

Vitamin C dalam jeruk sitrus adalah yang paling efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini tentu saja bisa mencegah penyakit umum, seperti flu. Vitamin C juga menjadi antioksidan serta membantu menyerap kalsium. Karenanya, konsumsi jeruk sitrus sangat dianjurkan untuk mereka yang berusia di atas 50.

Mengatasi penyakit kronis

Buah sitrus terdiri dari phytochemicals yang disebut flavonoids untuk mengatasi penyakit kronis. Misalnya, jantung, diabetes, dan kanker. Selain itu, senyawa hesperidin dalam flavonoid mampu mencegah tekanan darah, kolesterol, dan tumor. (Baca: Kiwi Efektif Tingkatkan Mood Pria)

Produksi sel baru

Konsumsi sitrus sangat baik bagi orang berusia di atas 50. Sitrus mengandung asam folat yang penting untuk pertumbuhan sel baru, termasuk memetabolisme protein, DNA dan produksi sel darah merah. Selain itu, asam folat sangat penting untuk menjaga Anda tetap muda dan aktif meski sudah di atas 50.

Mengurangi risiko sakit jantung

Kandungan kalium di dalam sitrus terbukti efektif jeruk sitrus dalam mencegah tekanan darah tinggi, jantung, dan stroke. Kalium sendiri sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh agar fungsi jantung, otot, saraf, dan ginjal berlangsung maksimal. Karenanya, hal ini menjadi salah satu alasan penting untuk tetap mengonsumsi sitrus setelah usia 50. (fik)


View the original article here

Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari

Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari

BERCINTA tidak hanya tentang kesenangan, melainkan juga bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, bercinta setiap hari dapat memberikan manfaat kesehatan secara fisik.  
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari bercinta setiap hari, seperti dilansir Magforwomen.
 
Sehat secara fisik
Seks adalah bentuk latihan yang bagus untuk semua bagian tubuh Anda. Ketika seseorang berhubungan seks, Anda akan mengeluarkan lebih banyak energi. Bahkan, berhubungan seks yang aktif setara dengan berlari selama setengah jam. Jadi, berhubungan seks akan membakar kalori lebih banyak, terlepas dari kesenangan yang diperoleh.
 
Pengusir stres
Dunia kerja bisa memberikan Anda tekanan luar biasa, sehingga berisiko menimbulkan stres. Namun, ada cara menyenangkan untuk mengusir stres akibat tekanan pekerjaan, yaitu berhubungan seksual. Anda akan melupakan tekanan pekerjaan setelah berhubungan seks dan menjadi lebih santai.
 
Baik untuk kesehatan jantung
Telah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa berhubungan seks baik bagi kesehatan jantung. Tidak hanya membakar kalori ekstra, berhubungan seksual juga meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
(tty)

View the original article here